Hilangnya remaja pendaki yang hilang di Gunung Piramid, Bondowoso, beberapa waktu lalu masih menyimpan misteri bagi masyarakat.
Jika dirunut ke belakang, banyak kisah pendaki yang hilang di beberapa gunung di Indonesia.
Satu kisah di antaranya adalah pemuda bernama Indra Lesmana yang hilang di Gunung Muro saat mengikuti suara lonceng yang tidak diketahui sumbernya
Selain itu, ada pendaki hilang yang selamat, ada juga yang hingga kini belum diketahui keberadaannya.Selain kisah Indra Lesmana dan Thariq, apa saja kisah pendaki yang hilang di beberapa gunung di Indonesia?
Berikut 3 kisah pendaki hilang, dari Indra Lesmana yang hilang di Gunung Muro saat ikuti suara lonceng hingga Thoriq di Gunung Piramid
1. Pendaki Hilang di Gunung Muro Kalteng selama 6 Hari
Seorang pendaki bernama Indra Lesmana juga pernah hilang selama 6 hari saat mendaki Gunung Muro, Kalimantan Tengah pada 31 Mei 2019 lalu.
Ia hilang lantaran mengikuti suara lonceng.
Cerita bermula saat Indra Lesmana ingin mendaki seorang diri.
"Jadi tanggal 31 Mei itu saya mendaki sendirian. Sebenarnya itu bukit, tapi warga sekitar menyebutnya gunung."
"Saya berencana naik pagi, dan turun sore harinya," ungkap Indra Lesmana.
Namun dalam perjalanan, Indra Lesmana tergelincir 5 ke jurang setinggi 5 meter.
"Saya tergelincir ke tebing setinggi 5 meter. Tapi tidak jatuh yang langsung terjun. Saya merosot dan masih bisa menahan," ceritanya.
Indra Lesmana jatuh ke akar-akar pohon yang rimbun.
Ia akhirnya memilih untuk turun sekalian dan mengikuti jalur sungai.
"Itu akar-akar banyak banget. Kalimantan juga kan pohonnya tinggi-tinggi."
"Saya akhirnya ke bawah, cari jalur sungai," lanjutnya.
Saat itu, Indra Lesmana masih bisa menelepon adiknya dan berkata akan terlambat pulang.
Saat sedang telepon, tiba-tiba Indra Lesmana dengar suara lonceng.
Ia terus mengejar suara lonceng yang ia kira dibawa oleh pendaki lain.
Namun nahasnya, Indra Lesmana tiba di sebuah curug.
Saat ia mengecek ponsel, sudah tidak ada lagi sinyal.
Indra Lesmana mulai sadar, dirinya tersesat.
"Dan arahnya saya pikir benar, itu bawa saya ke air terjun. Saya lihat, handphone saya sudah enggak ada sinyal. Wah saya tahu saya tersesat," ceritanya.
Selama 3 hari tersesat, Indra mencoba mencari jalan pulang.
Hal mistis pun dialami Indra.
Saat malam hari, ia mendengar suara lelaki tertawa.
Pada hari ke- 3, Indra akhirnya menemukan sebuah pondok.
Ia berharap, ada pendaki lain yang lewat.
Namun hingga hari ke-5, tak ada siapapun.
Barulah pada hari ke-6, Indra bertemu dengan seorang pemburu.
"Di hari ke enam, saya enggak sengaja ketemu pemburu. Saya tanya, 'boleh bantu saya cari jalan keluar?' terus dia bilang iya boleh."
"Kata dia, di bawah sudah banyak yang cari saya. Pas saya hilang 31 Mei, langsung besoknya tanggal 1 Juni keluarga udah nyari," ceritanya.
Selama tersesat 6 hari, Indra kehabisan bekal pada hari ke dua.
Selanjutnya, Indra Lesmana hanya makan tunas pisang.
Itu pun hanya sekali.
2. Alvi, Pendaki asal Magelang
Kejadian serupa juga pernah terjadi pada Alvi, pendaki asal Magelang.
Alvi pamit mendaki gunung pada Minggu (30/12/2018).
Namun, ia tidak bilang, akan ke Gunung Lawu.
Alvi buru-buru mengemas perlengkapan mendakinya lalu segera pamit dan mencium tangannya.
"Baru saja pulang membantu saya jualan dari pasar. Sampai rumah langsung kemas-kemas pamit mau naik gunung, gitu."
"Saya sudah suruh dia istirahat dulu, tapi katanya keburu kemalaman," cerita Marwati ibu Alvi, dikutip Tribunnews dari Tribun Jogja.
Alvi berangkat bersama enam rekannya menuju Gunung Lawu, yang terletak di Karanganyar, Jawa Tengah mengendarai sepeda motor dengan berboncengan.
Kepada saudaranya, kata Marwati, Alvi sempat memberi kabar kalau ban sepeda motornya bocor di daerah Boyolali.
"Alvi SMS sepupunya kalau ban motornya bocor, dan sedang cari tambal ban. Itu kontak terakhir kami dengan Alvi," ujar Marwati, yang didampingi adik Alvi, Rika Tri Nuraini (15)
3 Viral Kisah Thoriq, Remaja yang Hilang di Gunung Piramid
Seorang remaja bernama Thoriq Rizki Maulidan menjadi viral setelah dikabarkan hilang di Gunung Piramid Bondowoso. Bersama tiga orang temannya, Thoriq melakukan pendakian dan sudah berada di jalan pulang. Namun, hanya tiga orang yang berhasil turun sementara Thoriq masih hilang sampai sekarang. Sempat beredar video yang menampakkan Thoriq meminta pertolongan. Namun, hingga saat ini keberadaan Thoriq masih menjadi misteri. Lalu, apa yang sebenarnya terjadi?
Kisah hilangnya Thoriq viral karena adanya rekaman suara yang beredar di media sosial yang disebut-sebut sebagai Thoriq yang meminta pertolongan. Namun, menurut keterangan dalam video tersebut, orang-orang tidak bisa menemukan sumber suara sekalipun suaranya terdengar jelas.
Thoriq dinyatakan hilang sejak seminggu yang lalu. Hingga kini, keberadaannya masih menjadi misteri. Pencarian dimulai sejak Selasa, 24 Juni. Selain tim SAR, turut serta PMI, Basarnas, TNI, dan warga sekitar untuk membantu pencarian.
Misteri keberadaan Thoriq menimbulkan spekulasi di kalangan masyarakat. Ada yang menyebut Thoriq disembunyikan oleh makhluk halus atau jin. Bahkan, diadakan ritual yang melibatkan paranormal sebagai mediator untuk mencari tahu keberadaan Thoriq.
Dari hasil pencarian muncul dugaan baru soal keberadaan Thoriq. Seorang saksi sempat melihat keempat remaja SMP ini saat mendaki, tapi sebelum sampai ke atas mereka memutuskan turun. Saksi melihat dua orang berlari turun dan memperingatkan jalur di atas licin.
Sebelas hari sudah Thoriq dinyatakan hilang. Sampai saat ini, netizen terus mendoakan keselamatannya. Namun, ditemukan fakta bahwa hari ini ternyata Thoriq berulang tahun. Netizen pun beramai-ramai meninggalkan ucapan selamat ulang tahun dan doa agar Thoriq segera pulang
Yak temen-temen mendaki gunung memang menyenangkan, tapi juga berisiko tinggi. Seringkali ada berita yang menyebutkan pendaki hilang atau jatuh ke jurang. Selain Thoriq, banyak kisah serupa soal pendaki ini. Seperti Ahmad yang dinyatakan hilang dan baru ditemukan sebulan kemudian hanya tinggal tulang belulang. Juga ada kisah Alvi, pendaki Gunung Lawu yang belum diketahui nasibnya hingga kini sejak dinyatakan hilang Januari lalu. Jadi berhati hati lah saat kalian mendaki gunung, jangan sampai hal hal yang tidak diinginkan itu terjadi
Yah sampai disini dulu cerita saya kali ini, sampai jumpa lagi di waktu yang akan datangđź‘‹
Salam saya cerita pendaki⛰